Jahe dapat dibuat menjadi minyak jahe (atau minyak atsiri) dan oleoresin jahe. Aroma harum jahe disebabkan adanya kandungan minyak atsiri, sedangkan oleoresinnya menyebabkan rasa pedas.
Minyak jahe diperoleh dengan cara menyuling/mengekstrak dengan air/alkohol rimpang jahe kering. Kandungan minyak atsiri dalam jahe kering sekitar 1-3%. Ekstrak minyak jahe berbentuk cairan kental berwarna kehijauan sampai kuning, berbau harum tetapi tidak memiliki komponen pembentuk rasa pedas. Komponen utama minyak atsiri jahe adalah zingiberen dan zingiberol.
Standar Mutu Minyak Jahe (Ginger Oil)
| Parameter Mutu | Persyaratan |
| Warna | Kuning Muda-Kuning |
| Bobot Jenis 25oC/25oC | 0,8720 - 0,8890 |
| Indeks Bias 25oC | 1,4850 - 1,4920 |
| Putaran Optik | (-14o)-(-32o) |
| Bilangan Asam | Mak. 2,0 |
| Bilangan ester | Maks. 15,0 |
| Bilangan Ester setelah Asetilasi | Maks. 90,0 |
| Minyak Lemak | Negatif |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar